Pandangan Hasil Tes MBTI
Membaca kepribadian adalah ilmu yang sangat menarik. Sebab kita secara alami tertarik pada diri sendiri. Selain itu, kita juga tertarik dengan hubungan sosial dengan orang lain, minimal dengan pasangan kita. Mungkin kita pernah mendengar tipe-tipe kepribadian seperti kholeris, sanguinis, melankolis & phlegmatis. Tipologi kepribadian tersebut dikembangkan oleh filsuf Yunani kuno bernama Hipokrates yang kemudian dilanjutkan oleh Claudius Galen. Ilmu membaca kepribadian seseorang memang bukan hal baru dan sudah dikembangkan beratus-ratus tahun lamanya. Namun, sampai hari ini belum ada teori maupun alat (tes) yang bisa menjelaskan 100% akurat mengenai kepribadian dan perilaku seseorang. Sebab manusia itu unik. Hampir tidak ada manusia yang sama satu sama lain, walaupun mereka kembar identik.
Jika ingin mencoba mengukur kepribadian Anda dengan
Tes MBTI silakan kunjungi https://www.16personalities.com/
Anda bisa langsung mengukur tipe kepribadian Anda. Dalam tes MBTI, kita akan dihadapkan
sejumlah pertanyaan yang pada intinya akan mengarahkan kita pada sisi mana kita
berada untuk keempat dimensi di atas. Untuk dimensi Extrovert (E) vs. Introvert
(I) misalnya, apakah kita cenderung berada pada sisi E atau I. Demikian juga
untuk dimensi lainnya. Karena terdapat empat dimensi, maka kemungkinan kombinasinya
menjadi 16 tipe : (ENTJ, ISTJ, ENFP, dst). Saya sendiri adalah tipe INTJ.
Masing-masing memberikan deskripsi yang unik untuk pola kepribadiannya.
1.
Manfaat MBTI
a.
Bimbingan Konseling.
MBTI sangat berguna di dunia pendidikan
dan pengembangan karier. MBTI bisa digunakansebagai panduan untuk memilih
jurusan kuliah sampai dengan profesi yang cocok dengan kepribadian.
b.
Pengembangan Diri.
Dengan MBTI kita bisa memahami kelebihan
(Strength) diri kita sekaligus kelemahan (Weakness) yang ada pada diri sendiri.
Kita bisa lebih fokus mengembangkan kelebihan kita sekaligus mencari cara
memperbaiki sisi negatif kita.
c.
Memahami Orang Lain dengan lebih baik.
MBTI membantu memperbaiki hubungan dan
cara pandang kita terhadap orang lain. Kita bisa lebih memahami dan menerima
perbedaan. Tidak semua orang berfikir, bersikap dan berperilaku seperti cara
kita berperilaku. Jadi terimalah perbedaan yang ada.
2.
Hal-hal yang Perlu Dihindari dari MBTI
a.
Menjadi Alasan
“Saya tidak mau
berhubungan dengan banyak pelanggan dan mengurusi banyak klien sebab saya orang
introvert”. Contoh di atas sebaiknya Anda hindari karena sama saja Anda
membatasi diri Anda sendiri. Kalau anda ingin meraih sesuatu yang besar atau
kesuksesan apapun sebaiknya Anda berani keluar dari zona nyaman kepribadian
Anda.
b.
Labelling
“Dasar orang
ekstrovert, sampai kapanpun kamu nggak tahu malu dan ngobrol ke sana ke mari dengan
suara keras tentang aibmu sendiri” Jangan menghakimi orang (terutama
kelemahannya) dan membuat batasan bahwa mereka tidak bisa berubah. Berubah
memang sulit tetapi bukan hal yang imposible.

Komentar
Posting Komentar